Ini Cara Agar Kamu Bisa Raup Rupiah dengan Memanfaatkan Hobi

  • Whatsapp
www.lucasrietsch.fr

KEKER.FAJAR.CO.ID – Hai Sobat KeKeR, hampir semua orang memiliki kegiatan yang disukai alias hobi. Namun, tidak banyak yang kreatif menjadikan hobinya untuk meraup rupiah.

Yapppss di era milenial sekarang ini, sebagian remaja bisa memanfaatkan hobinya dengan cerdas. Selain membawa manfaat bagi banyak orang, juga membawa keuntungan untuk diri sendiri.

Bacaan Lainnya

Misalnya, penyuka kegiatan menggambar, membuat website, software, game, atau karya yang lainnya, bisa dijual dengan kisaran yang diinginkan. Seperti di DeviantArt banyak sekali orang yang memiliki hobi menggambar dan menjual karyanya, baik dalam bentuk karakter, background, maupun material untuk editing foto.

Remaja yang punya inisiatif berwirausaha melalui hobinya perlu menanamkan konsistensi. Semangat yang membara bisa saja pudar ketika rasa bosan datang. Sekalipun bisnis tersebut berasal dari hobi, konsisten harus tetap dijaga.

Di zaman serba canggih sekarang bisa dilihat banyaknya peluang bisnis bagi remaja, utamanya di industri kreatif. Dari sekadar hobi membuat video dengan beragam konten, seseorang bisa meraup rupiah dengan adanya YouTube dengan memanfaatkan monetasi dari Google.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr. Mukhlis Sufri mengakui memang sangat banyak kategori hobi yang bisa membuat remaja-remaja sekarang bisa berpenghasilan. Namun bagi remaja yang masih dalam tahap perkembangan diri tidak menutup kemungkinan akan menyerah dari bisnis yang ia mulai.

“Jika sudah mulai menjalankan bisnis selalu konsisten dengan hal tersebut karena konsisten itu tidak mudah, banyak orang yang semangat diawal tapi pada saat mereka belum mendapatkan feedback semangat mereka langsung menurun,” ujarnya.

Ketika hobi sudah tidak sekadar menjadi kegiatan kesukaan, melainkan sudah menyentuh dunia bisnis tentu punya sensasi yang berbeda. Misalkan punya hobi menggambar, tentu perlu dipikirkan bagaimana hasil karyanya bisa laku terjual.

Jika feedback yang didapatkan tidak sebanding dengan usaha yang dikeluarkan tentu rasa kecewa akan muncul. Dr. Mukhlis menyarankan untuk lebih mengenali hobi yang digeluti, seperti mengetahui seluk beluk dari kegiatan yang dilakukan. Baik itu dari segi pengembangan skill dan pengetahuan tentang pasar.

“Konsistenlah menjalankan apa yang dimulai dari hobinya itu, jangan mudah menyerah dan terus belajar,” ujar pria kelahidan 17 September 1962 ini.

So gaes, lakukan apapun yang mau kalian lakukan selagi itu positif dan berguna untuk masa depan. Menekuni hobi dan menghasilkan sangat bagus, tapi jangan lupa kewajiban kalian sebagai siswa untuk terus belajar. Semangat!!! (*)

Pos terkait