KEKER.FAJAR.CO.ID – Mengelola keuangan sambil tetap mengikuti tren fashion atau gaya hidup menjadi tantangan bagi banyak orang. Namun, dengan strategi yang tepat, tampil stylish tanpa menguras dompet bukanlah hal yang mustahil.
Sekretaris Jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Negeri Makassar, Dr. Andi Tenri Ampa, S.Pd, M.Pd, menekankan pentingnya menyisihkan dana khusus untuk fashion atau gaya hidup tanpa mengganggu kebutuhan utama seperti tabungan dan biaya hidup.
“Jika seseorang mampu mengalokasikan anggaran dengan bijak, mereka bisa tetap mengikuti tren tanpa mengalami masalah keuangan di kemudian hari,” ujarnya.
Selain itu, memilih produk berkualitas dengan harga terjangkau juga menjadi kunci utama dalam berhemat tanpa harus mengorbankan penampilan.
“Banyak produk lokal atau non-branded yang memiliki kualitas setara dengan harga lebih terjangkau. Jangan hanya fokus pada merk, tetapi perhatikan juga bahan dan jahitannya,” jelasnya.
Ia juga menyarankan untuk memanfaatkan diskon, promo, atau belanja di thrift shop dan preloved store guna mendapatkan barang bermerk dengan harga lebih ekonomis.
Selain strategi belanja, mindset juga memegang peran penting dalam menerapkan gaya hidup hemat namun tetap fashionable.
“Tampil stylish bukan soal harga mahal, tetapi tentang kreativitas dalam memadukan pakaian dan memilih item berkualitas serta tahan lama. Mindset yang benar membantu seseorang lebih terbuka terhadap alternatif hemat seperti thrift shopping dan berburu diskon tanpa mengorbankan kualitas,” tambahnya.
Tantangan terbesar dalam mengatur keuangan saat mengikuti tren fashion adalah pengaruh media sosial. Konten yang menampilkan tren terbaru dan gaya hidup mewah sering kali mendorong perilaku konsumtif.
“Untuk menyikapi hal ini, kontrol diri sangat penting. Gaya hidup hemat bukan berarti mengorbankan gaya, tetapi lebih kepada bagaimana cara mengelola keuangan dengan cerdas,” tutupnya. (nrp/yuk)