KEKER.FAJAR.CO.ID – Bullying merupakan tindakan agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang dengan tujuan menyakiti, mengintimidasi, atau merendahkan seseorang yang dianggap lebih lemah.
Fachri Atallah asal SMPN 1 Anggeraja, memaparkan ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah bullying, terutama sebagai individu.
“Kita harus bersikap baik dan menghormati orang lain. Jangan diam ketika melihat seseorang dibully, dan gunakan media sosial dengan bijak,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya berani berbicara atau biasa disebut dengan speak up. Fachri menyebut, keberanian untuk berbicara dapat membantu korban mendapatkan dukungan dari guru, teman, atau orang tua.
“Jika kita diam dan membiarkan pelaku bullying, mereka akan terus melakukan tindakan tersebut, bahkan kepada orang lain,” tambahnya.
Fachri memaparkan dampak buruk dari bullying jika korban memilih untuk terus diam. “Mereka bisa mengalami depresi, stres, keinginan untuk menyakiti diri sendiri, rasa takut dan cemas berkepanjangan, serta menjadi tertutup dan tidak berani bersosialisasi,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fachri juga memberikan pesan semangat bagi para korban bullying. “Saya ingin kamu tahu satu hal: KAMU KUAT! Apa pun yang mereka katakan atau lakukan, mereka tidak bisa menentukan siapa dirimu! Jangan biarkan kata-kata mereka menjatuhkanmu, karena kamu lebih dari cukup dan lebih dari sekadar omongan mereka,” tuturnya penuh semangat.
Ia juga mengajak para korban untuk bangkit dan melawan bullying. “Jangan menyerah! Dunia butuh orang kuat seperti kamu. Terus maju, terus berjuang, dan tunjukkan bahwa kamu lebih besar dari bullying itu sendiri! You got this! Melawan bullying bukan hanya tentang berdiri untuk diri sendiri, tetapi juga untuk mereka yang tak bisa berbicara,” pungkasnya. (nzk/ yuk)