Pertemanan yang erat dan langgeng tidak hanya didasarkan pada kesamaan minat, tetapi juga pada kesetiaan dan kepercayaan. Hal ini diungkapkan oleh Reski Aditia dari SMA Islam Nurul Ilmi, yang menekankan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan dukungan dari orang lain, terutama dari teman.
Menurut Aditia, setia kepada teman sangat penting karena hubungan yang baik harus berlandaskan prinsip saling menghormati dan menjaga kepercayaan.
“Kalau kita ingin diperlakukan dengan baik, kita juga harus memberikan hal yang sama, termasuk dengan tetap setia dan menjaga kepercayaan dalam pertemanan,” ujarnya.
Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa dalam suatu pertemanan, perubahan sikap atau menjauhnya seorang teman tanpa alasan yang jelas dapat menimbulkan perasaan sedih dan bingung. Aditia mengungkapkan bahwa situasi seperti ini bisa memunculkan spekulasi yang berujung pada overthinking. Meski begitu, ia juga mengingatkan agar tidak terburu-buru menyimpulkan.
“Kita harus berpikir, apakah teman yang menjauh atau berubah secara tiba-tiba itu sedang punya masalah atau mungkin perlu waktu untuk sendiri,” jelasnya.
Dalam situasi tersebut, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membantu teman yang sedang mengalami masalah. Aditia menyarankan agar seseorang bisa memberikan dukungan, membantu sebisa mungkin, atau bahkan melaporkan ke pihak yang berwenang jika masalah yang dihadapi sudah berada di luar batas.
“Dukungan ataupun langkah kecil yang kita lakukan untuk seseorang akan berdampak besar,” katanya.
Agar pertemanan tetap awet, Aditia menekankan pentingnya mencari teman yang benar-benar sefrekuensi dan memiliki nilai positif. Ia juga menyarankan untuk menghindari pertemanan yang hanya membawa dampak negatif.
“Bertemanlah dengan mereka yang mau diajak untuk tumbuh dan berkembang bersama, serta yang bisa menjadikan kita, ataupun bisa kita jadikan sebagai batu loncatan untuk berkembang lebih jauh,” tuturnya. (nrp/yuk)