Miniatur Pesawat dari Kaleng Bekas

  • Whatsapp
Photo by Muizzu Khaidir

KEKER.FAJAR.CO.ID – Asal kalian mau kreatif dan berinovasi, limbah kaleng bisa diolah menjadi karya seni yang menarik dan bermanfaat lho. Seperti ide kreatif dari siswa-siswi SMK Penerbangan Techno Terapan Makassar.

Sul Agus Zarni, Nur Agusti Ayu, dan St. Rahma telah membuat miniatur pesawat model Boeing berbahan dasar limbah kaleng. Dilengkapi dengan light system pada miniaturnya. Awalnya mereka memilih membuat miniatur pesawat karena tugas sekolah, tetapi dengan bantuan dan arahan guru, mereka lalu berinovasi dengan memasukkan light system pada miniaturnya.

Bacaan Lainnya

“Tugas yang diberikan kepada siswa-siswi memang membuat miniatur pesawat sebagai pembelajaran tentang komponen-komponen apa saja yang ada di pesawat,” beber Sul Agus Zarni.

Mereka memilih limbah kaleng bekas sebagai bahan utama pembuatan miniatur pesawat, sebab mudah didapatkan di lingkungan sekitar. Tidak perlu mengeluarkan budget lebih, apalagi dengan menggunakan limbah kaleng, mereka bisa membantu mengurangi pencemaran lingkungan.

“Kami berinisiatif memilih kaleng bekas sebagai bahan utamanya karena di kampung sulit menemukan bahan dasar pembuatan miniatur, seperti yang diperintahkan guru. Maka dari itu kami memilih menggunakan kaleng bekas yang mudah didapat. Kami tidak perlu lagi mengeluarkan dana lebih, juga membantu mengurangi pencemaran lingkungan yang disebabkan sampah plastik maupun kaleng,” pungkas cewek yang hobi menulis musik ini.

Proses pengerjaan miniatur pesawat yang dilengkapi dengan light system memakan waktu satu bulan. Mereka kerap mengalami kesulitan saat mengerjakan bodi miniatur pesawat. Bagian tersulit dan butuh proses lebih lama adalah menyambung rangkaian kabel light system.

Pada saat pertama kali mencoba mereka membutuhkan tambahan tutorial dari youtube bagaimana menyambung rangkaian kabel agar lampu bisa menyala, karena butuh keahlian dan kesabaran agar tidak terjadi korsleting.

“Butuh kesabaran dan keahlian dalam pengerjaan body dan light system miniatur, bahkan untuk menghindari kesalahan kami mencari referensi lain dengan melihat di youtube, apalagi light system-nya banyak rangkaian kabel yang mesti diperhatikan agar lampu bisa menyala,”ucapnya.

Kesiswaan SMK Penerbangan Techno Terapan Makassar, Ahriani bilang kalau project yang dilaksanakan siswa-siswi bertujuan mempelajari struktur pesawat, electrical system pesawat dan sebagai karya yang dihasilkan yang sesuai dengan kompetensi siswa.

“Secara umum ini adalah tugas kelompok yang dilakukan berdasarkan kompetensi yang dimiliki siswa, bertujuan untuk mempelajari struktur dan komponen apa saja yang ada di pesawat selain itu light system ini bertujuan mengetahui electrical pesawat. Ke depannya nantinya bisa menjadi nilai jual yang dapat dipasarkan sehingga hal ini berguna dalam menciptakan lapangan pekerjaan,” ungkap perempuan yang hobi membaca ini.(*)

Pos terkait