[Lomba Menulis] Teruntuk Gubernurku, Bapak Andi Sudirman Sulaiman

  • Bagikan

KEKER.FAJAR.CO.ID – Saya beruntung, pandemi covid-19 datang ketika saya sudah harus beranjak dari bangku SMP ke SMA. Andai saja, covid datang lebih cepat, saat saya masih di bangku SD, saya tidak bisa membayangkan diri saya, ibu saya. Mungkin saya sudah masuk kelompok yang tidak siap melanjutkan sekolah. Tapi Alhamdulillah, covid datang saat saya mulai bisa mandiri dalam belajar.

Gubernurku…

Pandemi benar-benar merenggut banyak hal. Bukan cuma kesempatan belajar diselingi bermain dan berkumpul bersama teman-teman. Tapi juga interaksi dengan guru, diskusi dan melakukan pendalaman pelajaran. Kami dituntut lebih mandiri. Mencari buku-buku, bahan bacaan, referensi secara online. Sayangnya, daerah saya, di pinrang, perbatasan dengan Sulbar, internetnya masih kurang bersahabat. Akan berbeda, jika internet sudah bisa seperti di tempat kerja pak Andi sebelum jadi gubernur, di Singapura sana.. anak-anak sekolahnya tidak akan begitu kaget saat harus belajar online, karena tidak saja jaringan internetnya bagus, tapi juga mereka sudah terbiasa dengan internet berjaringan baik.

Gubernurku…

Pandemi memaksa kami semua harus beradaptasi dengan kebiasaan baru. Protokol kesehatan. Bermasker, rajin cuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun, dan tidak keluar rumah jika tidak penting. Insya Allah, demi kebaikan bersama, kami akan patuh pada semua protokol tersebut. Termasuk patuh dengan penerapan pembelajaran tatap muka terbatas yang tengah berlangsung. Pak gubernur tak perlu khawatir, insya Allah kami siap menghadapi tatanan kehidupan baru tersebut.

Tapi Pak Gubernurku, sekiranya saya boleh meminta, sekiranya pak gubernur punya kewenangan, bolehkah jaringan internet di kampung kami diperbaiki. Ditingkatkan.

Saya membayangkan belajar online ini sudah akan menjadi model belajar ke depan. Nah ini tentu bukan untuk saya semata, tapi juga adik-adik kami di SMP, di SD. Jujur Pak Gubernur, Kami kesulitan memilih penyedia jaringan internet yang bisa mendukung proses belajar secara online. Mohon pak gubernur, bantu kami, sehingga bisa lebih optimis menjalani model baru pembelajaran online ini.

Oh iya pak gubernur, satu lagi, sekiranya kami bisa meminta, bolehkah masker dan cairan pencuci tangan itu digratiskan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Selatan? Kalau itu bisa, saya yakin, imbauan dan ajakan untuk selalu memakai masker dan rajin mencuci tangan, tidak akan kerap diabaikan. Karena saya tahu, di pelosok kampung kami ini, masker menjadi barang yang sulit didapatkan.

  • Bagikan

Exit mobile version