CERPEN JEJAK PERJUANGAN SEMANGAT DIGITALKU

  • Bagikan
keker

Selain itu, dengan adanya program pembelajaran dari pemerintah yang mengharapkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran di era digitalisasi, membuat sistem pembelajaran di sekolah tidak monoton lagi. Dimana salah satu contoh penerapannya, guru-guru menampilkan video animasi pembelajaran yang menarik, serta kuis-kuis dan games edukasi dalam pembelajaran. Sehingga saya lebih semangat untuk mengejar ketertinggalan.

Di tengah-tengah selingan pembelajaran di sekolah, saya juga mulai mengembangkan kemampuan di dunia kepenulisan dengan bergabung pada komunitas penulis di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Telegram. Bahkan grup WhatsApp khusus belajar mengenai dunia kepenulisan. Melalui komunitas itu, saya mendapatkan informasi tentang webinar – webinar pengembangan diri. Salah satunya, webinar tentang dunia kepenulisan.

Melalui komunitas penulis itu juga, saya bisa menemukan banyak teman dari berbagai daerah. Selain melalui komunitas penulis dan grup belajar, saya juga mengembangkan kemampuan menulis saya dengan searching materi kepenulisan di Google, dan juga di YouTube, serta aplikasi penunjang lainnya, seperti Instagram, Twitter dan Tiktok.

Dan untuk mengasah tingkat kemampuan saya, saya mencoba beberapa kali mengikuti lomba menulis. Meskipun belum ditakdirkan menang, tapi dari kegagalan itulah saya kembali untuk belajar dan mencoba lagi.

AZKIA POV OFF”Wah, perjuangan Kak Azkia keren!!” Dengan antusias Dinda menyodorkan dua jempol untuk Azkia. Azkia terkekeh melihat tingkah Dinda yang begitu antusias dan mengucapkan terima kasih dengan senyum yang mengambang.

“Oh Iya Kak, apa ada pesan untuk teman-teman yang lain?” tanya Dinda lagi.”Ayo jadi generasi milenial yang memanfaatkan teknologi di era digitalisasi dengan hal-hal yang bermanfaat.””And, don’t be afraid to try something. Because if you think you can do it, you can!” (*)

  • Bagikan