Konsisten Berlatih Sejak Usia Dini, Adel Berhasil Sabet Penghargaan Bergengsi Taekwondo

  • Whatsapp

KEKER.FAJAR.CO.ID – Prestasi dibidang olahraga seni bela diri taekwondo kembali diukir gadis yang usianya masih sangat muda. Namanya Adelia Putri yang saat ini duduk di bangku kelas tiga SMP Negeri 1 Pangkaje’ne.

Meskipun usianya yang masih begitu muda ternyata Adel mempunyai beragam prestasi mentereng loh gaes, penghargaan tingkat kabupaten sampai tingkat nasional telah di menangkan oleh gadis kelahiran tahun 2006 ini. Terkesan pemalu dan tidak banyak bicara, tapi begitu tampil di atas matras kejuaraan, gadis yang akrab dipanggil Adel ini sekalipun tidak pernah merasa takut saat menghadapi lawan-lawannya.

Bacaan Lainnya

Adel pertama kali mengikuti kejuaraan Taekwondo Pekan Olahraga Pelajar Putri SD (Kyourugi) pada tahun 2014 dengan berat badan 20 kg dan langsung berhasil memperoleh penghargaan emas. Dari berbagai event taekwondo yang Adel pernah ikuti hampir selalu mendapat penghargaan medali emas seperti kejuaraan individu medali emas SMUNEL CUP VII se-Indonesia Timur, medali emas Pekan Olahraga (PORPEL) tingkat kabupaten, terakhir pada tahun 2019 medali perak Putri Junior Tingkat Nasional, bahkan diusianya saat ini Adel sudah menjadi pelatih yang kerap mengajar di berbagai kegiatan.

Menurut kakak kandung Israd, adiknya mulai mengenal dan berlatih giat taekwondo sejak umur tujuh tahun yang pada saat itu di ajak olehnya untuk berlatih.

“Adel ini memang sejak kecil sudah berlatih taekwondo awalnya cuman saya ajak tetapi ternyata memang dia memang punya bakat pelatih juga saat itu bilang begitu,” beber Israd.

Ternyata beragam prestasi yang telah diukir oleh Adel tidak di peroleh dengan cara yang instan. Beratnya latihan tiap hari hingga awalnya pihak sekolah yang ragu memberi izin Adel untuk mengikuti kejuaraan taekwondo tak membuat gadis ini patah semangat untuk terus mengukir prestasi.

“Sebenanrnya ini tidak mudah juga didapat karena harus tekun latihannya biasa kalau tidak ada lomba latihannya tiga kali seminggu tapi kalau ada kejuaraan biasa sampai lima kali dalam semingu, awalnya juga sempat sekolah tidak mengizinkan akan tetapi dukungan dari orang tua dan dari pelatih akhirnya saya pun bersemangat,” ungkap Adel.

Dukungan yang selalu ada dari kedua orang tua serta dari kerabat doski dan ketekunan merupakan hal kunci keberhasilan sehingga selalu berhasil disetiap kejuaraan yang pernah doski ikuti.

“Kuncinya itu dukungan dari orang tua serta kerabat dan giat dalam menjalankan apa yang diinginkan, karena ketika hal ini tidak ada membuat mental down awalnya merasakan seperti itu pada saat ikut pertandingan kurangnya dukungan sempat buat mental saya down akan tetapi bias saya atasi,” tutup Adel.

Pos terkait