Cerpen Game Over, Keyra Terjebak dalam Permainan Mematikan

  • Bagikan

KEKER.FAJAR.CO.ID- Pagi hari aku terbangun dari tidurku aku merasa semua badanku sakit sampai aku melihat jam yang ternyata sudah menunjukkan jam 08.15, aku pun terkaget dan bangun.

WHAAAT!! OMG….AKU KAN ADA PRESENTASI HARI INI!!!

Aku pun segera bangun dari tempat tidurku dan bergegas kekamar mandi. Aku bahkan tidak sempat mandi hanya mencuci muka dan sikat gigi saja setelah itu aku langsung bergegas ganti bajuku dan langsung berangkat ke kampus.

Aku mencari taxi dan segera berangkat. Namun, di tengah perjalan tiba-tiba macet aku tidak bisa menunggu lama. “Adduh macet lagi ….,” gumamku. Aku pun turun dari taxi tersebut dan berlari meninggalkan supirnya dan kebetulan jarak macet ke kampusku juga dekat.Sumpah ini hari terburukku mana ada presentasi lagi.

Aku pun langsung bergegas lari sekencang mungkin tanpa peduli apa yang ada di sekitarku.Dan tiba-tiba ada mobil yang berjalan ke arahku dengan cepat aku pun menengok ke samping dan berteriak.

“AAAAAAA!!!!” Aku sambil menutup mataku dan tiba-tiba mobil itu berhenti. Ada seorang pria yang turun dari mobil tersebut, aku masih tidak melihatnya karena aku menutup mataku kemudian pria itu mengagetkanku.

“HEH! Punya mata nggak sihh? Kalau lari atau jalan itu lihat-lihat, saya kan jadi terlambat kalau gini.”

“IH kok salahin saya, orang situ yang ngebut-ngebut.Bukan situ aja yang terlambat saya juga NGERTI NGAK!!”

“Pokoknya kamu harus tanggung jawab mau tidak mau saya jadi terlambat.”

“Apa.. saya juga terlambat.” Tiba-tiba pria itu menarik tangan saya dan menyeretku ke mobilnya.

“EEHH mau kemana gilaa yaa….LEPASS!! TOLONGGG!!”

“DIAMM…MASUK SEKARANG!” Dia pun mengendarai mobilnya dengan cepat dan mengunci setiap sisi dari mobil itu, hingga aku pun tidak dapat membukanya.

“BUKAA PINTUNYAAAA saya salah apa hanya membuatmu terlambat apa masalahmu sebenarnya?”

“Oke dengarkan aku baik-baik. Bolehkah aku meminta tolong sesuatu padamu?”

“HAA! tidak lepaskan saya sekarang! bukan seperti ini caranya meminta tolong kepada orang kau tidak mempunyai sopan satun yaa..”

“Kau ingin menolongku atau tidak? Tanyanya dengan tegas.”

“Lepaskan aku sekarang aku tidak ingin menolong orang sepertimu.”

“Oke kita buat perjanjian jika kau mau menolongku, maka aku akan melepaskanmu bagaimana?”

“Cih…memangnya kau mau apa? Jangan minta macam-macam dasar aneh.”

“Aku ingin kau menjadi asistenku.”

“HAH!! Kau bercanda mana aku mau menjadi asisten pria sepertimu.”

“Baiklah kalau begitu kau tidak akan pernah kulepaskan.”

“Ehhh.. okay fine.”

“Okee.. kita mulai pertama perkenalkan dirimu lalu aku juga akan memperkenalkan diriku anggap saja ini langkah awal dari kontrak yang kita jalani.”

“Namaku adalah Keyra Smith, aku anak tunggal dan aku berumur 21 tahun, sekarang giliranmu katakan siapa kau sebenarya?”

“Namaku adalah Evan Grady , aku adalah pemilik perusahan game dan aku berumur 23 tahun.”

“Perusahan game?? Emang ada perusahan seperti itu?”

“Iyaa , kau taukan game yang sedang popular saat ini? Redblood”

“HAA! Game macam apa itu ?? aku tidak pernah mendengarnya.”

“Kau ini dari desa atau bagaimana masa game semacam itu kau tidak tau dasarr.”

“Aku tidak terlalu suka bermain game aku rasa itu membuang waktuku lebih baik aku melakukan hal yang berguna atau hal yang kusukai seperti membaca buku,menonton film,atau mendengarkan musik dari pada harus bermain game yang membosankan itu.”

Dan tiba-tiba dia mendorong dengan keras sampa aku tersandar disofanya dan mengatakan “Apa kau bilang? Membosankan?? Kita lihat saja ini membosankan atau tidak. Secara game ini bisa dibawa ke dunia nyata.”

“HAA!! Mana ada game seperti itu. Kau bergurau dengaku dasar pria aneh.”

  • Bagikan

Exit mobile version